Glosarium Biologi A (3)

44. Aqueous : cairan bening yang mengisi rongga kornea dan lensa.
45. Archaebakteria : Kelompok bakteri pengahsil gas metan dari sumber karbon yang sederhana.
46. Arkegonium : alat kelamin betina pada lumut, pakis dan sejenisnya.
47. Arteri: pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh.
48. Artheriosklerosis : penimbunan senyawa-senyawa lemak pada dinding arteri.
49. Artikulasi : hubungan antartulang
50. Artritis: peradangan sendi, bisa terjadi pada tulang rawan, sinovial, dan ligamen.
51. Arus transpiras: aliran cairan dalam sel-sel pembuluh kayu akibat penguapan air dari daun.
52. Asam absisat:  sejenis senyawa yang mempengaruhi gugurnya daun pada tangkainya.
53. Asam amino : senyawa-senyawa penyusun protein.
54. Asam lambung : getah lambung yang bersifat asam berfungsi membunuh kuman penyakit atau  bakteri yang masuk bersama makanan, mengubah sifat protein, dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.
55. Aseksual : proses produksi tanpa adanya kegiatan seksual.
56. Asetilkolin  : zat pemindah rangsangan yang dihasilkan pada ujung saraf.
57. Asidosis : kenaikan kadar asam dalam darah yang disebabkan terganggunya pengangkutan CO2.
58. Aspergillus : Jamur yang biasa tumbuh pada roti, kulit jeruk yang membusuk dan nasi.
59. Aspergillus flavus :  Jamur yang biasa hidup pada kacang tanah yang membusuk.
60. Atrium : Serambi jantung.
61. Atrofi : otot yang menciut.
62. Augmentasi : proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal.
63. Auksin : zat tumbuh, istilah umum untuk hormone pertumbuhan pada tumbuhan.
64. Autopsy : pemeriksaan tubuh mayat dengan jalan pembedahan untuk mengetahui penyebab kematian.
65. Autotrof : organisme yang membentuk makanannya dari bahan-bahan organik, seperti menggunakan sinar matahari sebagai sumber energi.
66. Avertebrata : Golongan hewan yang tak bertulang belakang.
67. Aves : bangsa burung.

 selengkapnya
KAMUS Q  Glosarium Googleyplay